0
  • 26 November 2009
  • gitong
  • Ulasan

Cara Cerdas IKEA, SEARS & INTEL
Berpromosi di Facebook

ikea_kecil

Tingginya intensitas penggunaan social media dalam kehidupan kita sehari-hari telah membuka peluang bagi para pemasar untuk memanfaatkan hal ini sebagai media promosi. Untuk memanfaatkan potensi yang sangat besar ini, tentu kita harus mengenali karakter konsumen yang hendak disasar serta membuat strategi yang tepat.

Ada beberapa kasus menarik yang bisa kita pelajari dalam melihat bagaimana social media , contohnya Facebook, dapat digunakan untuk meningkatkan brand awareness, meningkatkan response, bahkan secara tidak langsung ikut meningkatkan penjualan. Seperti yang ditulis oleh Hermawan Kartajaya dalam artikel “Rekomendasi dalam Sepotong Pizza“ di Kompas.com, untuk membuat orang mau merekomendasikan produk kita secara sukarela diperlukan suatu insentif yang didasarkan rasa persahabatan.

Contoh yang menarik adalah apa yang baru-baru ini dilakukan oleh IKEA, toko perabotan ternama yang berasal dari Swedia. Saat IKEA membuka toko barunya di Malmo-Swedia, mereka tidak lagi menggunakan cara lama untuk berpromosi melainkan memanfaatkan media Facebook.  Mereka membuat akun Facebook untuk manajer toko dan memajang beberapa foto produk mereka di akun tersebut. Kemudian mereka memperbolehkan orang-orang untuk men-tag produk tersebut, siapa yang pertama kali men-tag suatu produk yang ada di foto maka orang tersebut berhak memilikinya.

Apa yang dilakukan IKEA ini ternyata mendapat response yang sangat baik dari para pengguna Facebook di Swedia. Bahkan orang-orang secara tidak langsung ikut menyebarkan berita ini kepada teman-temannya karena setiap foto yang di-tag akan muncul di halaman profil yang men-tag dirinya sendiri. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan IKEA karena dia tidak perlu “mengotori” tangannya sendiri dengan men-tag atau menulis di halaman orang lain untuk promosi seperti yang biasa dilakukan para pemasar lainnya.

Lain lagi yang dilakukan oleh SEARS, salah satu departemen store di USA. Mereka memberikan diskon khusus yang hanya ditujukan bagi orang-orang yang telah tergabung sebagai fans di Facebook Pages mereka. Hal ini membuat orang-orang tertarik untuk bergabung menjadi fans agar mendapatkan penawaran istimewa tersebut. Dan tentu saja orang yang sudah tergabung menjadi fans ini secara tidak langsung juga akan mengundang teman lainnya untuk ikut bergabung.

INTEL, perusahaan processor komputer ini juga memanfaatkan Facebook Pages dalam melakukan promosi. INTEL meminta para fans-nya di Facebook untuk memilih satu dari 3 laptop terbaru dengan harga terbaik, Semakin banyak pemilih maka harganya akan semakin murah dan akan ditawarkan langsung kepada para partisipan yang bergabung. Dengan perbedaan harga hingga $100, para fans tentu akan dengan senang hati ikut mengundang teman-temannya untuk mencapai harga termurah dari laptop yang dipilihnya.

Sekarang, mari kita lihat kesamaan dari ketiga contoh tadi. Mereka semua memberikan penawaran-penawaran yang sangat baik untuk para pelanggan mereka di dunia maya. Bedanya dengan penawaran secara langsung (hard selling), disini mereka membuat para pelanggan merasa diuntungkan dengan tetap bergabung dan berhubungan dengan halaman pages si pemasar di social media. Sehingga para pelanggan pun secara sukarela ikut terlibat dalam melakukan promosi dengan menyebarkan berita ini kelingkungan mereka, dan tentunya tanpa dibayar.

Punya ide cerdas lainnya untuk berpromosi di Facebook? Mungkin kita bisa berbagi tentang ide cerdas lainnya di ajang MarkPlus Conference 2010* mendatang!! :)

*Artikel ini merupakan partisipasi Bloggers @ MarkPlus Conference 2010

Tulis Komentar